Minggu, 04 Agustus 2013

Pembahasan Kasus Auditing ( Kasus 6.1 Leigh Ann Walker, Staff Accountant)

Pembahasan Problem
6.1 Leigh Ann Walker, Staff Accountant


Inti Kasus

Leigh Ann Walker adalah alumni dari sebuah perguruan tinggi negeri pada tahun 1989 dan memperoleh gelar sarjana accounting. Dia saat masih aktif kuliah, juga aktif pada kegiatan ekxtrakurikuler di kampus pada organisisi mahasiswa dalam pengembangan bisnis mahasiswa ( kewirausahaan/ enterpreneur ).

Leigh Ann Walker lulus dengan prestasi akademik yang sangat bagus, lulus dengan Indeks Prestasi 3,9.

Pada sekitar tahun 1988, Walker mencoba peruntungan karir untuk melamar pekerjaan pada beberapa akuntan publik dan beberapa perusahaan besar lainnya.

Dan setelah mencoba beberapa kali test, maka Leigh Ann Walker diterima di sebuah Kantor Akuntan sebagai staff auditing. Pada tahap pertama ia mendapatkan pelatihan dan training.

Pada satu saat Walker ditugaskan di Rumah Sakit Saint Andrew, dan Walker langsung mencoba untuk memeriksa Kas dan piutang pada rumah sakit tersebut.

Pada pemeriksaan piutang, Walker melaksanakan prosedur audit dan dari pekerjaan dan pemeriksaannya dia menemukan beberapa kejanggalan.

Seiring berjalannya waktu, Walker menyadari akan hal independensi seorang auditor. Pada saat ini Walker menyadari akan dirinya yang belum berpengalaman sehingga pada akhirnya dia ditugaskan dibawah kendali Vaughn sebagai supervisornya.

Setelah adanya kerjasama yang baik antara Vaughn dan walker, satu saat , Vaughn menanyakan hal apakah Walker telah mengambil ujian CPA. Dan dijawab oleh Walker bahwa dia belum mengambil Ujian CPA tetapi akan mengadakan persiapan khusus untuk ujian tersebut pada 5 bulan kedepan.
Padahal sebenarnya Walker telah mengambil Ujian tersebut secara diam-diam. Hal ini dia sembunyikan karena dia takut akan anggapan banyak orang bila seandainya dia gagal akan hasil dari ujian tersebut.

Akan tetapi  akhirnya Walker menerima kenyataan bahwa dirinya lulus untuk Ujian CPA. Sementara itu Walker berhasil bekerja dengan baik dalam pemeriksaan-pemeriksan serta tugas yang dilimpahkan kepadanya.

Karena merasa tidak nyaman dan takut akan hasil Ujian CPA akan diketahui pula oleh supervisornya, maka akhirnya Walker mengaku dan berterus terang kepada Vaughn. Dan Ann Walker akhirnya menemui  Vaughn.
Selanjutnya Vaughn melaporkan hal ini kepada Don Robert di kantor pusat. Mengetahui hal ini maka Robert memanggil Walker ke kantor pusat.

Di kantor Pusat, Ann Walker akhirnya berbicara dengan dengan Robert di kantor Akuntan Publik tersebut dan akhirnya Walker mendapatkan kenyataan bahwa dirinya di pecat karena tidak memiliki Integritas.


Permasalahan yang Timbul dari kasus diatas

1.      Apakah sikap Vaughn tersebut berlebihan?
2.      Vaughn memang telah menanyakan permasalahan integritas pribadi Walker pada perusahaan ( kantor pusat) , dan muncul pertanyaan apakah seorang dapat bertanggungjawab secara utuh bila memiliki integritas kurang baik.

Tinjauan Teori terkait

Seorang Akuntan Publik perlu memiliki kecakapan yang cukup dan handal dalam menjalankan tugas-tugasnya sebagai seorang profesional.

Kehandalan tersebut harus dilalui dengan pendidikan khusus dan berkelanjutan yang dilakukan secara benar dan terarah.

Pada standar Auditing diantaranya terdapat Standar umum yang secara jelas menyatakan bahwa :
Standar umum bersifat pribadi dan berkaitan dengan persyaratan auditor dan mutu pekerjaannya dan berbeda dengan standar yang berkaitan dengan pelaksanaan pekerjaan lapangan dan pelaporan. Standar pribadi atau standar umum ini berlaku sama dalam bidang pelaksanaan pekerjaan lapangan dan pelaporan.

Kemudian ditambahkan bahwa
Standar Umum pertama :
Audit harus dilaksanakan oleh seseorand atau lebih yang memiliki keahlian dan pelatihan teknis yang cukup sebagai auditor.

Sesuai dengan Standar Pekerjaan Lapangan berkaitan dengan pelaksanaan pemeriksaan akuntan di lapangan ( audit field work ), mulai dari perencanaan audit dan supervisi, pemahaman dan evaluasi pengendalian intern, pengumpulan bukti-bukti audit melalui compliance test, substantive test, analytical review sampai selesainya audit field work.

Kepiawaian seorang auditor

Pendidikan formal diperoleh melalui perguruan tinggi. Dimana seseorang lulusan S1 Akuntansi harus mengikuti PPA dan selanjutnya mengikuti Ujian Sertifikasi Akuntan Publik.

Jadi jelas bahwa untuk menjadi seorang Akuntan Publik dan Auditor harus mengikuti Pendidikan yang berkelanjutan dan terarah.

Independensi Auditor  ( Akuntan Publik )
Pada standar umum ke dua tertuang kalimat :
Dalam semua hal yang berhubungan dengan perikatan , independensi dalam sikap mental harus dipertahankan oleh auditor.




Sikap Integritas

Seorang auditor dalam menjalankan tugasnya harus memiliki sikap integritas  dan objektifitas, harus bebas dari benturan kepentingan ( conflict of interest) dan tidak boleh membiarkan faktor salah saji material yang diketahuinya dan mengalihkan pertimbangan kepada pihak lain.

Jawaban Kasus

Bila dilihat dari kasus ini dan dikaitkan dengan teori kasus yang mewakili maka :
1.       Sikap dari supervisor Vaughn ini bisa dikatakan tepat. Kenapa tepat, untuk bekerja dalam sebuah tim kerja yang harus selalu padu, maka dibutuhkan kejujuran satu dengan yang lainnya.
Akan tetapi sikap ini bisa saja dianggap berlebihan bila Karyawan atau staff diberi kebebasan untuk menjaga hak privacy nya.
Memang, sikap Ann Walker untuk tidak bercerita kepada siapapun adalah hak pribadinya, sebagai seorang akuntan muda yang ingin menguji kemampuannya. Tetapi kenyataannya sikap tersebut tidak disukai di kantor akuntan ini.

2.       Seseorang bila tidak memiliki integritas yang baik, pasti akan mempengaruhi kinerja, baik itu kinerja dirinya pribadi dan kinerja tim kerja pada perusahaan tersebut.
Integritas bisa dikaitkan dengan sikap profesional, loyalitas dan kemampuan untuk mengembangkan diri serta bersikap jujur.

Bila hal ini tidak dimiliki oleh seorang profesional ( auditor ) maka hal tersebut akan menghambat dirinya serta mempengaruhi tim kerja secara utuh.

14 Indikator kemiskinan yang layak menerima BLSM

14 Indikator kemisikinan yang layak menerima BLSM
1. Luas lantai bangunan tampat tinggal kurang dari 8m2 per orang.
2. Jenis lantai tempat tinggal terbuat dari tanah atau bambu atau kayu murahan.
3. Jenis dinding tempat tinggal dari bambu atau rumbia atau kayu berkualitas randah dan tembok tanpa diplester.
4. Tidak memiliki fasilitas buang air besar atau bersama-sama dengan rumah tangga lain.
5. Sumber penerangan rumah tangga tidak menggunakan listrik.
6. Sumber air minum berasal dari sumur atau mata air tidak terlindung atau sungai atau air hujan.
7. Bahan bakar untuk memasak sehari-hari adalah kayu bakar atau arang atau minyak tanah.
8. Hanya mengkonsumsi daging atau susu atau ayam satu kali dalam seminggu.
9. Hanya membeli satu set pakaian baru dalam setahun.
10. Hanya sanggup makan sebanyak satu atau dua kali dalam sehari
11.  Tidak sanggup membayar biaya pengobatan di puskesmas atau poliklinik
12. Sumber penghasilan kepala rumah tangga seperti, petani dengan luas lahan 500m2, buruh tani, nelayan, buruh bangunan, buruh perkebunan dan atau pekerjaan lainnya dengna pendapatan dibawah Rp.600.000 per bulan
13. Pendidikan tertinggi kepala rumah tangga : tidak sekolah atau tidak tamat SD atau hanya SD
14. Tidak memiliki tabungan atau barang yang mudah dijual dengan harga minimal Rp.500.000 seperti sepeda motor kredit/non kredit,emas,ternak, kapal motor atau barang modal lainnya.
Sumber: BPS.Menurut data BPS, jika minimal sembilan variabel tersebut dipenuhi, maka suatu rumah tangga tersebut dikategorikan sebagai rumah tangga miskin.
Diambil dari Majalah Akuntan Indonesia Juli 2013, hal 11

Jumat, 02 Agustus 2013

Pelaporan dan Akuntansi keuangan atas Kombinasi Bisnis PSAK 22

Kombinasi bisnis pada intinya adalah Penggabungan usaha sebuah organisasi dengan organisasi lainnya dengan harapan dan tujuan dengan penyatuan ini maka organisasi baru yang tercipta akan lebih baik lagi.
Seiring dengan hal tersebut, maka pengembangan usaha terjadi dengan adaknya akumulasi asset, liabilities dan owner capital, sehingga usaha yang terbangun makin besar.
Selanjutnya,